You are currently viewing Rudy Mas’ud Targetkan 700 Ribu Kader Baru Golkar Kaltim

Rudy Mas’ud Targetkan 700 Ribu Kader Baru Golkar Kaltim

Menghadapi Pemilu 2024 mendatang, baik itu Pilpres, Pileg dan Pilkada, DPD I Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini gencar menyukseskan program strategis sebagai bentuk kehadiran partai politik di tengah masyarakat.

Pengelolaan partai Golkar Kaltim saat ini sudah pada jalur yang benar. Pasalnya, Partai Golkar punya visi tentang kesejahteraan, dan ada misi yang diemban serta ada strategi yaitu Pembaharuan dan Pembangunan, demikian diungkapkan Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim, Rudy Mas’ud baru-baru ini.

“Visi dan Misi tersebut adalah program secara nasional, untuk di daerah khususnya Golkar Kaltim kita punya program khusus strategis dan program aksi guna mengisi alur perencanaan dengan benar,” papar Rudy Mas’ud.

Pogram strategis ini sangatlah penting, lanjut Rudy, dan di Partai Golkar Kaltim ada program strategis serta program prioritas. Secara Nasional, DPP Golkar punya tiga program strategis yaitu Konsolidasi Organisasi, Pemenangan Pemilu Legislatif, dan Pemenangan Pemilu Presiden, dan kita di DPD punya program tambahan guna pemenangan Pemilu 2024 mendatang.
Program strategis DPD I Golkar Kaltim yang sedang dan akan dilaksanakan menyentuh langsung kehidupan masyarakat meliputi, Digitaisasiai Organisasi, Optimalisasi Kalangan Milenial, Media dan Penggalangan Opini, dan Golkar Institut.

Selain itu, lanjut Ketua Golkar Kaltim ini, ada pula program Petani Milenial, Pemberdayaan Perempuan Produktif, Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif, serta Yellow Klinik.

“Dengan program ini saya mentargetkan akan menambah kader baru Golkar sebanyak 700 ribu orang karena program ini lebih pada mempersiapkan SDM internal Golkar untuk berkomunikasi dengan pihak lain atau kemampuan untuk berjejaring baik dengan Pemerintah, LSM, Dunia Usaha, dan Lembaga-Lembaga lain, serta tokoh-tokoh senior dan milenial,” katanya.

Ada dua point penting tentang milenial yang diprioritaskan oleh Golkar Kaltim ini, yakni petani milenial dan optimalisasi peran milenial. Pasalnya, jumlah penduduk Kaltim berdasar data BPS Kaltim, jumlah yang milenial usia 24-39 tahun sekitar 27,61% persen, sedangkan ada generasi Z yang sekitar 12,61 persen itu dari usia anak-anak.

“Tetapi generasi yang sudah bisa berpartisipasi di sektor ekonomi, sosial dan budaya sekitar 27 persen lebih. Karena itu dalam desain aksi ada petani milenial dan optimalisasi kaum milenial,” ujar

Rudy. Rudy Mas’ud membeberkan alasan mengapa perlu petani milenial, karena tenaga kerja di sektor pertanian masih sangat kurang lantaran urbansasi.

“Masyarakat kita yang kaum milenial kebanyakan jika setelah selesai sekolah dan cari kerja di kota, maka petani makin berkurang lalu lahan tidur makin banyak. Dan, dengan gerakan petani milenial, maka para anak muda makin tertarik dengan pertanian,” jelas Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim ini.

Bahkan menurut dia, yang bisa membangun pertanian dengan orientasi pasar adalah petani milenial dengan jaringan pasar digital atau industri 4.0. “Setelah produksi, pengolahan, kemasan, dan pasar, serta konsumen yang bisa dijangkau dengan digital marketing. Inilah yang kita gerakkan petani milenial dan kaitan dengan optimalisasi peran milenial,” ujarnya.

Berkaitan dengan pemberdayaan perempuan produktif, Rudy mengatakan, Partai Golkar dengan jaringan dan kemampuan yang dimiliki bakal memfasilitasi para perempuan produktif semisal para penenun, pengrajin anyaman, dan lainnya yang selama ini memiliki banyak usaha produktif namun usaha itu masih dalam skala kecil dan belum maksimal dipasarkan.

Rudy menyebut, program staregis lainnya adalah Golkar Kaltim sedang mempersiapkan bakal calon anggota legislatif semua tingkatan dan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi Kaltim.

“Banyak orang mau jadi anggota legislatif tetapi tidak tahu apa yang ada di masyarakat. Partai Golkar Kaltim menyiapkan para kadernya dengan matang sehingga ketika terujun di masyarakat, sebagai pejabat publik mereka sudah bisa langsung kerja, tidak lagi belajar berbagai kebijakan,” paparnya.

Ia menambahkan, dari sekian program strategis ini ada program yang secara rutin dilaksanakan yaitu digitalisasi organisasi, Media dan Penggalangan Opini serta Golkar Institut.

“Itu rutin dilaksanakan dalam organisasi dan itu kita biayai sendiri. Ada juga program yang bermitra dengan pihak lain seperti Pemerintah dan lembaga lain. Tetapi ada porgram juga yang partisipatif yaitu lembag lain punya program, kita juga punya yang sama maka kita bersinergi,” pungkasnya.

Sejalan dengan program Golkar Kaltim yang diungkapkan oleh Ketua DPD Golkar Kaltim, Rudy Mas’ud, Angkatan Muda Pembaharuan Partai Golkar (AMPG) Kaltim sangat mendukung program milenial tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan telah terlaksananya kegiatan meliputi, AMPG Milenial Kaltim, AMPG Peternak Milenial, AMPG Petani Hidroponik Milenial, AMPG UMKM Milenial dan AMPG Enterprenuership. Diantara program AMPG tersebut saat ini telah berlangsung AMPG Petani Hidroponik Milenial yang dikembangkan di Jl. Damanhuri Kota Samarinda. Kelompok Hidroponik Milenial ini memulai kegiatannya sejak Mei 2021 lalu.**

Leave a Reply