You are currently viewing Pemerintah Siapkan Rp 3,6 Triliun untuk Minyak Goreng Bersubsidi Rp 14 Ribu

Pemerintah Siapkan Rp 3,6 Triliun untuk Minyak Goreng Bersubsidi Rp 14 Ribu

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menyiapkan anggaran Rp 3,6 triliun untuk mensubsidi selisih harga minyak goreng kemasan sederhana hingga enam bulan ke depan. Pemerintah akan memastikan harga minyak goreng terjaga Rp 14 ribu per liter.

Sejumlah warga antre untuk membeli kebutuhan pokok saat Operasi Pasar Murah di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 29 Desember 2021. Bahan kebutuhan pokok yang dijual pada Operasi Pasar Murah ini di antaranya, telur, minyak goreng, cabai, daging dan beras. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

“Penyediaan ini disiapkan untuk enam bulan ke depan dan akan dievaluasi pada Mei. Kebijakan dapat diperpanjang,” ujar Airlangga dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu, 5 Januari 2022.

Airlangga menyatakan selisih harga tersebut sudah dihitung dengan komponen pajak pertambahan nilai atau PPN. Pemerintah menghitung volume minyak goreng yang dibutuhkan oleh masyarakat hingga enam bulan mendatang mencapai 1,2 miliar liter.

Pemerintah, Airlangga melanjutkan, telah menunjuk komite pengarah dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebagai penyedia dan pelaksana anggaran subsidi Rp 3,6 triliun. BPDPKS akan menunjuk surveyor independen dalam mempersiapkan mekanisme kerja sama.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pihaknya telah menunjuk lima industri besar yang siap mengedarkan minyak goreng dengan kemasan sederhana dalam waktu dekat. Produksi minyak goreng Rp 14 liter akan segera berlangsung dan diperkirakan selesai pada awal pekan depan.

Ramp up mudah-mudahan akan menyeluruh pada akhir minggu depan mencapai hampir seluruh pasar yang dipantau Kemendag. Kami akan lapor tiap bulan untuk mekanisme (penyaluran minyak goreng),” ujar Lutfi.

Lutfi melanjutkan, selain lima industri besar, ada total 70 perusahaan dan 225 packer yang akan teribat dalam penyediaan minyak goreng kemasan sederhana. Meski demikian, dia memastikan produksi untuk minyak kemasan premium masih akan terus berlangsung.

“Kami ingin semua barang terjadi di ekuilibirum walau ada minyak kemasan sederhana,” ujar Lutfi.***

Sumber: https://bisnis.tempo.co/read/1546833/pemerintah-siapkan-rp-36-triliun-untuk-minyak-goreng-bersubsidi-rp-14-ribu/full&view=ok

Leave a Reply